Sewa mobil malang RAMAH, MURAH dan NYAMAN

LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang


LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang

Oleh : Redhite Kurniawan

(Diambil dari Buku Lawang Kota Kenangan, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan)

LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten malang

Jika nama Kota Malang disebut, apa kira-kira yang ada di benak kalian? Barangkali kalian akan menjawab kota dingin, kota pelajar, kota dengan tujuan wisata utama di Jawa Timur, serta bisa jadi buah apel malang yang khas itu.

Ya, Kota Malang memang terkenal dengan kota dingin karena dikelilingi oleh beberapa gunung, di antaranya Gunung Arjuno, Semeru, Bromo, Kawi, dan Panderman.

Kota Malang juga menjadi kota tujuan untuk belajar. Universitas ternama berada di Malang seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Serta masih banyak lagi yang lain.

Malang Raya juga banyak menyimpan ragam destinasi wisata yang menarik. Baik wisata alam maupun wisata buatan. Sebut saja Kota Batu dengan wisata buatannya seperti Jatim Park 1 dan 2, Batu Night Spectaculer, Secret Zoo, Predator Fun Park, dan lainnya. Selatan Malang juga amat memesona dengan deretan pantainya yang indah, seperti Balekambang, Bengkung, Tiga Warna, Bajul Mati, dan lainnya. Air terjun yang menarik seperti Coban Rondo dan Coban Talun. Juga buah apel yang menjadi produk andalan Malang.

Sementara itu, Kota Lawang yang akan dibahas di buku ini adalah sebuah kota kecil yang berada paling Utara dari Kabupaten Malang. Lawang termasuk salah satu dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

Bila kalian sudah pernah mengunjungi Malang melalui jalur darat, maka Kota Lawang akan dilewati sebagai daerah pertama sebagai pintu masuk ke Malang Raya (Kabupaten Malang, Kotamadya Malang, dan Kota Administratif Batu) setelah Kabupaten Pasuruan.

Lawang terletak di jalur utama poros Surabaya–Malang. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten­ Pasuruan di sebelah Utara, Kecamatan Singosari di sebelah Barat dan Selatan, serta Kecamatan Jabung di sebelah Timur.

Secara geografi Lawang termasuk daerah pegunungan dengan ketinggian 485-560 di atas permukaan laut dan memiliki kemiringan 15%. Suhu rata-rata 22o-32o Celcius. Curah hujan mencapai rata-rata 349 mm/tahun. Luas kecamatan yang dalam Bahasa Jawa berarti “pintu” ini adalah 68,23 km2. Terdiri atas 2 kelurahan masing-masing Kelurahan Lawang dan Kalirejo, serta 10 desa yaitu: Sidoluhur, Srigading, Sidodadi, Bedali, Ketindan, Wonorejo, Turirejo, Sumberporong, Sumberngepoh dan Mulyoarjo.

Pada masa kolonial Belanda, Lawang yang waktu itu masih berada dalam wilayah distrik Pasoeroean (Pasuruan) menjadi tempat peristirahatan favorit bagi orang-orang Belanda. Vila, rumah-rumah kuno, dan sejumlah bangunan berbentuk Indis hingga kini masih banyak dijumpai di Lawang.

Tidak hanya mengukir kisah sejarah, pendudukan Belanda juga meninggalkan bekasnya di Lawang. Ambil contoh kebun teh Wonosari yang luas di lereng Gunung Arjuno, kantor-kantor instansi pemerintah yang dahulunya merupakan bangunan milik Belanda, jalan raya, stasiun kereta api, serta gereja-gereja yang masih digunakan hingga kini.

Sebuah rumah sakit jiwa tertua kedua di Indonesia yang berada di Lawang juga dibangun pada masa pendudukan Belanda. Hingga kini Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Radjiman Wediodiningrat masih menjadi rumah sakit jiwa yang menampung banyak pasien dari seluruh Indonesia. Namun, jauh di masa Kerajaan Singhasari dan Majapahit, beberapa nama daerah di Lawang juga sudah disebut-sebut dalam kisah klasik Pararaton dan Nagarakretagama karya Mpu Prapanca.

Prasasti Katinden yang ditemukan di Desa Ketindan Lawang juga menyatakan hak-hak khusus warga Ketindan oleh penguasa Kerajaan Majapahit.

Kini Lawang berubah menjadi kota strategis yang ramai. Pasarnya menjadi tempat transit berbelanja untuk orang-orang yang baru saja menyelesaikan darmawisata di sekitar Malang Raya. Tempat makan dan toko oleh-oleh bermunculan. Bahkan beberapa perusahaan obat dan kimia besar dibangun di kota ini.

Udaranya yang sejuk karena letaknya yang berada di pegunungan menjadikan Lawang kini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir (makam) bagi orang Tionghoa. Beberapa tempat di Lawang dikhususkan menjadi pekuburan yang luas bagi orang Tionghoa yang berasal dari luar Malang.

Perubahan dari masa kuno kerajaan, pendudukan Hindia-Belanda, hingga zaman sekarang menjadikan kota kecil ini kaya dengan budaya dan peninggalan sejarah. Semuanya terangkum dalam sebuah kota kecil yang sarat dengan kenangan dan harapan. Pada sebuah kota yang bernama Lawang.

LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang LAWANG SELAYANG PANDANG kabupaten Malang

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami

salam TRANSNADA sewa mobil Malang 

rental mobil malang sewa mobil di malang sewa mobil murah malang rental mobil malang sewa mobil di malang sewa mobil murah malang rental mobil malang sewa mobil di malang rental mobil malang murah rental mobil malang

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Call Now
WhatsApp chat WhatsApp kami